PSIM Gagal Menang Lagi! Dominasi Isenmulang FC, Guntur Cahyo Soroti Mandulnya Lini Depan

0 0
Read Time:4 Minute, 6 Second

OLAHRAGA TERKINI, GIANYAR – PSIM Yogyakarta kembali gagal meraih kemenangan setelah bermain imbang 0-0 melawan Isenmulang Kalteng FC pada pekan ketujuh BRI Super League 2026/2027.

Pertandingan berlangsung di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, Sabtu (24/10/2026).

Hasil PSIM vs Isenmulang FC tersebut membuat Laskar Mataram belum pernah menang dalam tujuh pertandingan awal musim.

Pelatih sementara PSIM, Guntur Cahyo Utomo, menyoroti penyelesaian akhir timnya yang belum maksimal meskipun mampu menguasai jalannya pertandingan.

Tambahan satu poin memang menghentikan rentetan lima kekalahan beruntun. Namun, PSIM masih tertahan di zona degradasi klasemen sementara.

PSIM vs Isenmulang FC Berakhir Tanpa Gol

PSIM Yogyakarta langsung mengambil inisiatif serangan sejak awal pertandingan.

Ketika laga baru berlangsung 36 detik, Adrian Purzycki melepaskan tembakan jarak jauh yang memaksa penjaga gawang Isenmulang, Lucas Frigeri, melakukan penyelamatan.

PSIM kembali mendapatkan peluang pada menit ketujuh melalui Ezequiel Vidal.

Pemain asal Argentina tersebut hampir memanfaatkan kesalahan umpan Frigeri. Namun, bola yang mengarah ke gawang kosong justru melebar.

Dua menit kemudian, Franco Ramos Mingo mencoba mencetak gol melalui sundulan. Akan tetapi, Frigeri kembali mampu mengamankan bola.

Isenmulang tidak tinggal diam.

Tim tuan rumah mencoba membalas melalui Firman Ramadhan, Shafa Abdillah, dan Modou Manneh.

Peluang Modou Manneh pada menit ke-27 hampir mengubah kedudukan, tetapi tembakannya masih melebar tipis.

Hingga babak pertama berakhir, kedua tim belum mampu mencetak gol.

Dominasi PSIM Belum Berbuah Kemenangan

Memasuki babak kedua, PSIM terus berusaha meningkatkan intensitas serangan.

Savio Sheva melepaskan tembakan jarak jauh pada menit ke-65. Bola sempat terlepas dari tangkapan Frigeri, tetapi tidak ada pemain PSIM yang mampu memanfaatkannya.

Pada menit ke-73, Savio kembali mengancam gawang Isenmulang. Kali ini, Frigeri berhasil melakukan penyelamatan.

Peluang lainnya hadir melalui sundulan Ezequiel Vidal pada menit ke-88.

Sayangnya, bola masih melambung di atas mistar gawang.

Hingga pertandingan selesai, skor 0-0 tidak berubah.

Berdasarkan statistik pertandingan yang dilaporkan Harian Jogja, PSIM mencatatkan penguasaan bola sebesar 64 persen.

Sementara itu, Isenmulang hanya menguasai 36 persen.

PSIM juga melepaskan 12 tembakan, dengan tujuh di antaranya mengarah tepat ke gawang.

Namun, dominasi tersebut belum mampu menghasilkan gol kemenangan.

Guntur Cahyo Utomo Soroti Penyelesaian Akhir PSIM

Pelatih sementara PSIM Yogyakarta, Guntur Cahyo Utomo, mengakui bahwa timnya mampu mengendalikan pertandingan.

Menurut Guntur, para pemain telah berusaha membangun serangan dan memasukkan bola ke area pertahanan lawan.

Namun, peluang yang tercipta belum berhasil diselesaikan menjadi gol.

“Golnya belum datang. Kita sudah mencoba, gol yang kita tunggu, kita coba buat, memang belum datang,” ujar Guntur seusai pertandingan, sebagaimana diberitakan detikJogja.

Meski kecewa karena gagal menang, Guntur tetap mensyukuri tambahan satu poin.

Ia juga menilai pertahanan PSIM tampil cukup solid sepanjang pertandingan.

Guntur memberikan apresiasi kepada penjaga gawang Cahya Supriadi yang melakukan penyelamatan penting untuk menjaga gawang tetap aman.

Cahya Supriadi Catatkan Clean Sheet Pertama

Di tengah kegagalan lini depan mencetak gol, PSIM mendapatkan satu catatan positif.

Penjaga gawang Cahya Supriadi berhasil mencatatkan clean sheet pertama timnya pada musim BRI Super League 2026/2027.

Cahya menilai pertandingan melawan Isenmulang berlangsung ketat karena kedua tim sama-sama membutuhkan kemenangan.

PSIM dan Isenmulang juga tengah berjuang memperbaiki posisi di papan bawah klasemen.

Menurut Cahya, para pemain telah berusaha memberikan kemampuan terbaik.

Namun, kegagalan memanfaatkan peluang membuat mereka harus puas membawa pulang satu poin.

Keberhasilan menjaga gawang tanpa kebobolan diharapkan menjadi modal untuk meningkatkan kepercayaan diri tim pada pertandingan berikutnya.

PSIM Masih Terjebak di Zona Degradasi

Hasil imbang melawan Isenmulang FC belum mampu mengangkat posisi PSIM Yogyakarta dari zona degradasi.

Laskar Mataram masih berada di peringkat ke-17 klasemen sementara BRI Super League 2026/2027 dengan koleksi dua poin.

Dari tujuh pertandingan, PSIM mencatatkan dua hasil imbang dan lima kekalahan.

Sementara itu, Isenmulang Kalteng FC menempati posisi ke-16 dengan tiga poin.

Kedua tim masih membutuhkan kemenangan untuk memperbaiki posisi dan menjauh dari zona merah.

Bagi PSIM, tambahan satu poin sekaligus mengakhiri rangkaian lima kekalahan beruntun.

Namun, hasil tersebut belum cukup untuk mengatasi tekanan setelah awal musim yang sulit.

Guntur Cahyo Utomo Siapkan Evaluasi

Guntur Cahyo Utomo menegaskan bahwa PSIM harus terus bekerja keras untuk memperbaiki performa.

Ia menilai sejumlah aspek permainan masih membutuhkan pembenahan, terutama efektivitas serangan.

Evaluasi akan dilakukan melalui sesi latihan menjelang pertandingan berikutnya.

Selain mempertajam penyelesaian akhir, PSIM perlu mempertahankan organisasi pertahanan yang menunjukkan perkembangan positif saat menghadapi Isenmulang.

Guntur berharap kerja keras pemain dapat menghasilkan perubahan dalam pertandingan selanjutnya.

PSIM Bersiap Menghadapi Borneo FC

Setelah bermain imbang melawan Isenmulang, PSIM Yogyakarta dijadwalkan menghadapi Borneo FC pada pekan kedelapan BRI Super League.

Pertandingan tersebut direncanakan berlangsung di Stadion Sultan Agung, Bantul, Minggu (1/11/2026).

Laga menghadapi Borneo FC menjadi kesempatan bagi PSIM untuk memburu kemenangan pertama musim ini.

Namun, Laskar Mataram harus segera memperbaiki ketajaman lini depan agar peluang yang tercipta tidak kembali terbuang.

Hasil imbang melawan Isenmulang menunjukkan bahwa PSIM mulai mampu menghentikan tren kekalahan.

Meski demikian, tantangan terbesar Guntur Cahyo Utomo adalah mengubah dominasi permainan menjadi gol dan kemenangan.

Dengan persaingan klasemen yang semakin ketat, PSIM membutuhkan hasil positif untuk keluar dari zona degradasi BRI Super League 2026/2027.

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %