Goncalo Ramos Siap Jadi Starter AC Milan, Kenangan Manis di Udine Jadi Motivasi!

0 0
Read Time:4 Minute, 6 Second

Goncalo Ramos siap kembali memperkuat AC Milan dalam pertandingan melawan Udinese pada lanjutan Serie A Liga Italia 2026/2027, Minggu (25/10/2026). Penyerang asal Portugal tersebut diperkirakan langsung menjadi starter setelah pulih dari masalah otot betis kiri.

Kembalinya Ramos menjadi kabar positif bagi pelatih Ruben Amorim. Pasalnya, AC Milan sedang menghadapi persoalan cedera sejumlah pemain menjelang pertandingan penting di Bluenergy Stadium, Udine.

Menariknya, stadion tersebut menyimpan kenangan istimewa bagi Ramos. Ia pernah menjadi pahlawan Paris Saint-Germain (PSG) saat menghadapi Tottenham Hotspur dalam pertandingan Piala Super Eropa 2025.

Kini, Ramos berpeluang kembali menunjukkan ketajamannya di stadion yang pernah menjadi saksi salah satu momen penting dalam kariernya.

Goncalo Ramos Pulih, AC Milan Dapat Kabar Baik

Goncalo Ramos sebelumnya harus absen ketika AC Milan menghadapi Bournemouth dalam pertandingan Liga Europa.

Pemain berusia 25 tahun tersebut mengalami kelelahan pada otot soleus kiri sehingga tim medis memutuskan untuk tidak mengambil risiko.

Namun, hasil pemeriksaan medis yang dilakukan pada pertengahan pekan tidak menunjukkan adanya cedera otot serius.

Kondisi tersebut memungkinkan Ramos kembali mengikuti latihan bersama rekan-rekannya.

Menurut laporan media Italia, Ramos menjalani sesi latihan pada Jumat dan Sabtu tanpa mengalami masalah berarti.

Perkembangan positif ini membuat Ruben Amorim memiliki peluang untuk kembali memasang Ramos sebagai penyerang utama saat menghadapi Udinese.

Kehadirannya sangat dibutuhkan karena AC Milan tengah berusaha memperbaiki performa setelah mengalami kekalahan 0-3 dari Bournemouth di Liga Europa.

Kenangan Manis Goncalo Ramos Bersama PSG di Udine

Pertandingan melawan Udinese memiliki makna tersendiri bagi Goncalo Ramos.

Pada 13 Agustus 2025, penyerang Portugal tersebut tampil dalam pertandingan Piala Super Eropa antara Paris Saint-Germain dan Tottenham Hotspur di Bluenergy Stadium.

Ketika itu, PSG berada dalam situasi sulit setelah tertinggal dua gol dari Tottenham.

Namun, tim asal Prancis tersebut berhasil memperkecil ketertinggalan melalui gol Lee Kang-in pada menit ke-85.

Ramos kemudian muncul sebagai penyelamat pada masa tambahan waktu.

Ia mencetak gol penyeimbang pada menit ke-94 yang membuat pertandingan berakhir 2-2 dalam waktu normal.

Pertandingan selanjutnya ditentukan melalui adu penalti.

PSG akhirnya keluar sebagai pemenang dengan skor 4-3 dalam adu penalti dan meraih gelar Piala Super Eropa pertama dalam sejarah klub.

Gol tersebut menjadi salah satu momen penting dalam perjalanan karier Ramos bersama PSG.

Kini, setelah bergabung dengan AC Milan, Ramos kembali mengunjungi stadion yang sama dengan tantangan berbeda.

AC Milan Membutuhkan Ketajaman Ramos di Lini Depan

Kembalinya Goncalo Ramos menjadi sangat penting bagi AC Milan yang sedang menghadapi persoalan produktivitas penyerang tengah.

Berdasarkan laporan media Italia menjelang pertandingan, para penyerang utama Milan baru menyumbangkan tiga gol sepanjang musim ini.

Menariknya, ketiga gol tersebut dicetak oleh Ramos.

Catatan tersebut menunjukkan betapa pentingnya kontribusi penyerang Portugal itu bagi lini depan Rossoneri.

Selain memiliki kemampuan mencetak gol, Ramos juga dikenal aktif melakukan tekanan terhadap pemain bertahan lawan.

Pergerakannya tanpa bola dan kemampuannya membuka ruang memberikan keuntungan bagi pemain sayap AC Milan.

Meski demikian, Ruben Amorim tetap perlu mengatur kondisi fisiknya setelah mengalami masalah otot.

Pasalnya, AC Milan akan menghadapi jadwal pertandingan padat dalam beberapa pekan mendatang.

Ruben Amorim Siapkan Ramos sebagai Ujung Tombak

Ruben Amorim diperkirakan kembali mengandalkan Goncalo Ramos sebagai penyerang tengah dalam pertandingan menghadapi Udinese.

Dalam perkiraan susunan pemain yang beredar menjelang pertandingan, Ramos berpeluang mendapatkan dukungan dari Christian Pulisic dan Omari Hutchinson.

Kombinasi ketiganya diharapkan meningkatkan kreativitas serta efektivitas serangan Rossoneri.

Pulisic memiliki kemampuan menciptakan peluang dan melakukan penetrasi dari sisi lapangan.

Sementara itu, Hutchinson dapat membantu mempercepat aliran bola serta memberikan dukungan kepada Ramos di area pertahanan lawan.

Dengan dukungan tersebut, Ramos diharapkan lebih sering mendapatkan peluang mencetak gol.

Namun, keputusan akhir mengenai susunan pemain tetap berada di tangan Ruben Amorim.

Udinese Jadi Ujian Penting bagi AC Milan

Pertandingan Udinese melawan AC Milan dijadwalkan berlangsung di Bluenergy Stadium pada Minggu, 25 Oktober 2026, pukul 20.45 waktu Italia.

Laga tersebut menjadi kesempatan bagi Rossoneri untuk kembali meraih hasil positif setelah kekalahan dalam kompetisi Eropa.

Di sisi lain, Udinese juga berusaha memperbaiki performa setelah mengalami lima kekalahan beruntun di Serie A.

Situasi tersebut membuat kedua tim sama-sama membutuhkan kemenangan.

AC Milan diperkirakan berusaha menguasai permainan, sementara Udinese memiliki peluang memberikan ancaman melalui serangan balik.

Oleh karena itu, efektivitas lini depan akan menjadi salah satu faktor penting dalam menentukan hasil pertandingan.

Ramos diharapkan mampu memanfaatkan peluang yang diperoleh untuk membantu Milan mengamankan tiga poin.

Goncalo Ramos Berpeluang Kembali Jadi Penentu

Kembalinya Goncalo Ramos memberikan tambahan kekuatan bagi AC Milan menjelang pertandingan menghadapi Udinese.

Meskipun baru pulih dari masalah otot, penyerang Portugal tersebut memiliki kesempatan untuk langsung memberikan kontribusi penting.

Kenangan keberhasilannya bersama PSG di Bluenergy Stadium juga menjadi cerita menarik menjelang pertandingan.

Namun, keberhasilan pada masa lalu tentu tidak menjamin hasil serupa bersama AC Milan.

Ramos tetap harus membuktikan kemampuannya melalui performa di lapangan.

Bagi Rossoneri, pertandingan melawan Udinese bukan sekadar kesempatan meraih tiga poin, melainkan juga momentum untuk mengembalikan kepercayaan diri tim.

Kini, perhatian tertuju kepada Goncalo Ramos. Apakah penyerang Portugal tersebut mampu kembali menjadi pembeda di stadion yang pernah menghadirkan salah satu momen terbaik dalam kariernya?

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %